Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengkaji Suku Bunga Mengambang Dan Tetap. Mana Yang Paling Menguntungkan?

Rumah.BlogDaffa.Com - Penting rasanya untuk mempelajari suku bunga mengembang dan dan tetap untuk mengetahui pilihan mana yang paling tepat untuk jangka panjang dan pendek.

Tak bisa kita pungkiri bahwasanya pembayaran kredit seringkali terlihat lebih menggiurkan dibandingkan tunai.

Hal ini sangatlah wajar karena nominal angsuran jauh lebih rendah dibandingkan harga total keseluruhan.

Maka dari itu tak ayal apabila banyak orang cenderung lebih memilih untuk mencicil atau meminjam uang kredit.

Hanya saja, pembayaran kredit tentunya tidaklah sama.

Jumlahnya sendiri sangat dipengaruhi oleh suku bunga yang terbagi menjadi dua yakni suku bunga mengambang dan suku bunga tetap.

Dalam artikel kali ini kami akan mengulas perbedaan fixed rate dan floating rate supaya kamu dapat dengan mudah menentukan mana yang paling tepat dengan kondisi keuangan mu saat ini.


Pengertian Suku Bunga Mengambang dan Tetap

Pengertian Suku Bunga Mengambang dan Tetap
Pengertian Suku Bunga Mengambang dan Tetap (Rumah.BlogDaffa.Com)

Suku bunga mengambang (floating rate) merupakan persentase suku bunga yang tidak tetap, yaitu naik turunnya mengikuti suku bunga.

Angka bunga tersebut telah ditetapkan oleh pasar Indonesia dan internasional seperti LIBOR dan SIBOR.

Saat bunga pasaran sedang naik, maka bunga yang ditetapkan pada cicilan kredit secara otomatis akan ikut bertambah.

Hal itu juga berlaku sebaliknya, apabila di pasaran suku bunga mengalami penurunan, maka angsuran kredit juga ikut mengecil.

Maka dari itu pihak bank dan pihak penyedia kredit tidak pernah mencantumkan jumlah suku bunga pada brosur angsuran, mengingat angka angkanya yang fluktuatif.

Berkawan dengan floating rate, suku bunga tetap (fixed rate) merupakan jenis suku bunga tetap yang angkanya tidak akan mengalami perubahan sama sekali selama periode kredit berlangsung.

Artinya, apabila suatu bank telah menetapkan suku bunga 5%, maka nasabah diwajibkan untuk membayar bunga sebesar 5% selama cicilan berlangsung.


Keuntungan dan Kerugian

Sebelum memutuskan untuk memilih suku bunga mana yang tepat dengan kantong mu, sebaiknya pelajari terlebih dahulu mengenai keuntungan serta kerugian suku bunga mengambang dan tetap.

Salah satu keuntungan dari suku bunga mengambang yaitu bisa kalian lihat dari masa-masa suku bunga turun di pasaran.

Dalam beberapa kasus, penurunan suku bunga bisa sangat drastis, sehingga kamu bisa menghemat bahkan sampai 50% uang yang biasanya kita keluarkan.

Akan tetapi, sama halnya dengan penurunan suku bunga yang drastis, kenaikan angka suku bunga juga bisa melambung tinggi.

Maka dari itu suku bunga mengambang ini tidak cocok buat kamu yang memiliki rencana mengambil kredit jangka panjang.

Sebagai contoh seperti KPR yang tenornya bisa mencapai 20 tahun.

Dalam kasus di atas, alangkah baiknya kamu mengambil suku bunga tetap saja.

Sedangkan untuk keuntungan suku bunga tetap ialah menjaga jumlah cicilan tidak naik, sehingga kamu tidak akan menguras kantong selama bertahun-tahun.

Satu-satunya kekurangan suku bunga tetap yakni kamu tidak bisa komplain untuk menurunkan cicilan kredit.

Utamanya saat nasabah lainnya memperoleh korting atau potongan karena adanya penurunan bunga di pasaran.


***


Nah, demikian ulasan mengenai suku bunga mengambang dan suku bunga tetap. Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.